Minggu, 07 September 2014

PILKADA TIDAK LANGSUNG : STRATEGI DAN ATAU KEMBALI KE UUD 1945 ?

SEBENARNYA IDE KEMBALI KE PILKADA TIDAK LANGSUNG INI SUDAH MUNCUL DAN DIBAHAS SEJAK 2004. LALU MENGAPA MEREKA BERTERIAK MENOLAKNYA?

Pancasila menyebutkan: KERAKYATAN yang DIPIMPIN oleh HIKMAH kebijaksanaan dalam PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN.
UUD 1945 menyebutkan: KEDAULATAN BERADA di tangan RAKYAT dan dilakukan sepenuhnya oleh MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT.

Bila ditelaah dari FILOSOFI bangsa, yaitu PANCASILA serta UUD 1945 sebagai sumber-dari segala SUMBER hukum Negara ini maka PEMILIHAN TIDAK LANGSUNG merupakan BENTUK yang HARUS dipenuhi dalam PENYELENGARAAN NEGARA

Bila ditinjau dari PILEG dan PILPRES 2014 yang BRUTAL dan SADIS dalam KECURANGAN dan MONEY POLITIK maka PILKADA TIDAK LANGSUNG (PTL) akan mampu menghentikan secara TOTAL JARINGAN KEJAHATAN PEMILU, yang dimulai dari "OTAKNYA" sampai ke tingkat KPPS. PEMILU 2014 telah membuktikan bahwa SUARA rakyat bisa dibeli dan DICURANGI sesuka hati. PTL akan menghancurkan seluruh INFRASTRUKTUR yang telah dibangun dan dimantapkan oleh para BONEKA KAPITALIS,

Pilkada LANGSUNG terbukti hanya MENGHASILKAN BONEKA-BONEKA kapitalis di beberapa PILKADA di Indonesia. Bagaimana mungkin ORANG yang tak memiliki KAPASITAS, KAPABILITAS, INTEGRITAS, dan INTELEKTUALITAS bisa menjadi GUBERNUR kalau bukan KARENA peran KAPITALIS yang menyebar SEMBAKO kepada rakyat untuk memilih MEREKA.


Melalui PTL maka PELUANG KAPITALIS membeli suara rakyat bisa berkurang atau berhenti walau tidak ada jaminan juga.

Untuk melaksanakan PTL maka OTORITAS partai harus berada di atas OTORITAS anggota DPRD? Mengapa? Karena para KAPITALIS lebih mudah untuk MENYUAP anggota PARTAI yang hanya BEBERAPA orang saja untuk MEMENANGAKAN PTL. Kapitalis akan melihat PTL sebagai PELUANG yang sangat BAGUS karena tidak BANYAK DANA yang harus MEREKA keluarkan dibandingkan dengan PILKADA LANGSUNG. KAPITALIS harus menyogok seluruh infrastruktur pemilu serta masyarakat sedangkan pada PTL para KAPITALIS hanya perlu MENYUAP beberapa orang anggoata DPRD. PTL membutuhkan INTEGRITAS MORAL yang luar biasa BESAR untuk MENOLAK MONEY POLITIK, INTIMIDASI dengan Kasus-kasus Pidana, IMING-IMING JABATAN, dst.

Bila ada ARGUMEN bahwa anggota DPRD dipilih langsung oleh masyarakat dan pilihan tiap anggota DPRD adalah independen terhadap PARTAI maka saya KATAKAN bahwa ARGUMEN itu sangat lemah. Mengapa? Karena tidak mungkin seorang anggota DPRD itu independen terhadap partainya sendiri. Bukankah ketika PEMILU mereka itu dipilih oleh rakyat Indonesia karena ada partai yang diwakili? Ingat pula bahwa preferensi mayoritas rakyat dalam PEMILU untuk anggota DPR/DPRD adalah KARENA ASAL PARTAI/TOKOH PARTAI dan bukan karena ORANGNYA. Pertanyaannya adalah BAGAIMANA BILA ADA ANGGOTA PARTAI YANG MEMBELOT DARI KEPUTUSAN PARTAI SAAT PILKADA/PILBUP/PILWALKOT? APAKAH MEREKA BISA DIKENAKAN HUKUMAN? APA BENTUK HUKUMANNYA? Bila ancamannya adalah PIDANA karena TERBUKTI menerima suap saat PILKADA dan bila dari hitung-hitung DAGANG bila menerima suap, katakanlah 30 MILIAR dan ancaman hukumannya cuma dua TAHUN penjara maka para anggota DPRD PEDAGANG ini akan lebih memilih menerima uang suap. Lalu bila terbukti menerima suap apakah hasil PILKADA dapat DIBATALKAN demi hukum?

Hikmah TERPENTING dari PTL adalah meningkatknya KESADARAN dan PARTISIPASI masyarakat dalam mengelola daerahnya melalui WAKIL-WAKIL mereka yang duduk di DPRD. Dan tentu saja tiap ANGGOTA DPRD juga harus menjalin HUBUNGAN yang intensif dengan masyarakat untuk mendeteksi, menentukan, dan merumuskan KEINGINAN masyarakat di daerahnya bagi pembanguinan daerah mereka sendiri. Pertanyaanya adalah: BAGAIMANA bila SESUNGGUHNYA anggota DPRD ini tidak memiliki KAPASITAS, KAPABILITAS, ETIKA, MORAL, dan INTELEKTUALITAS yang dibutuhkan sebagai anggota DPRD? Bukankah seluruh rakyat menjadi SAKSI bahwa para anggota DPRD ini tidak melalui SELEKSI yang KETAT dari PARTAI atau dari MASYARAKAT ITU SENDIRI saat mencalonkan diri menjadi anggota DPRD. BUKANKAH PADA pileg 2014 INI JUGA DILAKUKAN DENGAN brutalnya PERMainan money politik? Bukankah mereka YANG bisa DUDUK ini karena MEMILIKI DANA BESAR untuk "MEMBELI" kursi?

HIKMAH LAINNYA ADALAH BAHWA mulai sekarang TIAP partai HARUS mencari orang-orang YANG MEMILIKI INTEGRITAS MORAL YANG TINGGI, BERETIKA, MEMILIKI KAPASITAS, MEMILIKI INTEGRITAS SERTA INTELEKTUALITAS YANG MUMPUNI diantara para anggota masyarakat daerah itu sendri. . Bisa jadi orang ini adalah seorang petani, dokter, pedagang, nelayan, buruh, pegawai dst. Bila hasil PILEG 2014 ditentukan oleh KEMAMPUAN FINANSIAL para CALEG maka PEMILU 2019 diharapkan bahwa rakyatlah yang menentukan wakil mereka secara murni dan dari hati nurani dan akhirnya PEMILU itu hanya menjadi PESTA STEMPEL karena masyarakat telah memastikan pilihannya jauh hari sebelum PILEG diadakan.

Partai juga HARUS berhenti dalam memberi PELUANG EMAS bagi KUTU-KUTU LONCAT (berpindah partai karena melihat peluang yang lebih bagus pada partai lain saat PILEG )serta prioritaskanlah KADER-KADER SAMBEL (Kader yang terbukti berjuang untuk kebesaran partai dan membawa nama harum partai di daerahnya).

Begitu juga OTORITAS PARTAI yang berada di PUSAT harus terjun ke BAWAH secara langsung untuk mengevaluasi DPD, DPC, dan RANTING.

Bila maksud dan strategi KOALISI MERAH PUTIH adalah:

1]. Untuk melaksanakan PANCASILA dan UUD 1945
2]. Untuk MEMPERTAHANKAN republik ini dari tangan para BONEKA dan KAPITALIS,
3]. Untuk menyadarkan dan membimbing masyarakat agar terlibat langsung dalam pembangunan daerahnya.
4]. Untuk mencari calon kader yang memiliki INTEGRITAS tinggi.
5]. Untuk menghapus para KUTU LONCAT.
6]. Untuk introspeksi dan menjadikan partai sebagai partai KADER
7]. Untuk menjaga, memelihara,dan mempertahankan KESOLIDAN. KMP dalam mempertahankan KEDAULATAN bangsa dan negara

maka..........!!

SAYA MENYEBUT STRATEGI KMP INI ADALAH sah dan MUTLAK BENAR serta HARUS DIDUKUNG oleh SELURUH RAKYAT INDONESIA (antek asing sudah pasti menolaknya)

MENOLAK PTL berarti MENOLAK PANCASILA dan UUD 1945.
MENOLAK PANCASILA dan UUD 1945 berarti PENGKHIANAT bangsa!!

KAPITALIS, LIBERALIS, IMPERIALIS, GLOBALIS BESERTA ANTEK-ANTEKNYA AKAN SELALU MENCARI CARA UNTUK MERUSAK REPUBLIK INI. Bila mereka KEHILANGAN AKAL BUSUK untuk merusak negeri ini dengan CARA HALUS maka mereka akan MERUSAK negeri ini dengan CARA KERAS
[Perang]

MARI KITA BUAT MEREKA KEHILANGAN AKAL BUSUK DAN MARI KITA SELALU WASPADA TERHADAP PERMAINAN KERAS MEREKA

Terima kasih.



Like & Share !





Sumber :
Group Komando Indonesia Raya 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar